Thursday, 13 August 2020

Tutorial Membuat Vas Bunga dari Botol Bekas

Sejak pertengahan tahun lalu ketika aktivitas pekerjaan tidak terlalu padat sehingga bisa pulang kerja sore hari terus-menerus (tidak lagi pulang malam) iseng-iseng saya mulai nanam-nanam bunga di halaman rumah. Sebenarnya sudah ada beberapa tapi belum banyak banget. Jadi ceritanya pengen nambahin supaya lebih banyak lagi.

Ketika bunga-bunga yang sudah lama punya banyak anakan dan harus dipindahin ke vas yang baru, saya kebingungan karena tidak ada lagi vas kosong yang tersisa. Jadi teringat waktu main ke D'Kandang Amazing Farm di Depok dimana segala jenis benda bisa dijadikan vas bunga, maka dari situ saya pun berfikir untuk membuat vas bunga dari bahan yang mudah didapat di rumah yakni botol air mineral. 

Ketika air galon habis, dan tukang galon belum datang, kami biasanya membeli air mineral dalam kemasan botol untuk sementara. Nah botol-botol ini biasa dikumpulin untuk para pemulung yang lewat depan rumah. Kalau belum lewat juga, terkadang numpuk begitu saja di teras. Jadi, bisa juga saya jadikan vas bunga lumayan bisa menghemat biaya beli vas bunga baru.

Kali ini saya ingin menggunakan botol air mineral untuk membuat vas-vas bunga yang baru. Kebetulan juga masih ada sisa cat rumah warna hijau jadi botolnya bisa sekalian saya cat supaya  kelihatan lebih berwarna. 

Jadi, di postingan kali ini saya mau membagikan tutorial atau cara-cara membuat vas bunga dari botol bekas. Bunda-Bunda bisa menggunakan botol dari bekas apa saja yang ada di rumah. Untuk kali ini botol yang saya gunakan adalah botol air mineral.

Berikut tahap-tahapan saya membuat vas bunga dari botol air mineral!

1. Siapkan botol-botol yang akan dijadikan vas bunga. Lalu gunting bagian tengahnya. Kedua belah sisi sebenarnya dapat digunakan dua-duanya. Tapi untuk sekarang saya masih pakai hanya bagian bawah botol saja.


2. Potong bagian tengah beberapa sentimeter ke bawah lalu gunting melingkar dan sisakan sekitar sepertiga lingkaran untuk dijadikan gantungan atau cantolan sehingga mudah dipaku atau ditempel.


3. Bolongi bagian bawah botol untuk rembesan air keluar sehingga tidak membuat bunga busuk karena terendam air yang tidak mengalir di dalam vas bunga.


4. Beri cat sesuai selera. Diamkan beberapa jam sampai kering catnya. Setelah itu bisa langsung diisi tanah dan ditanami bunga.


Demikian tutorial sederhana ini. Receh banget sebenarnya tapi tetap saya tulis hitung-hitung sebagai pengingat saja. 

No comments: