Friday, 28 August 2020

Manfaat Mengikuti Ekskul di Sekolah yang Berpengaruh terhadap Leadership

Sewaktu SD dan SMP saya aktif di beberapa kegiatan ekstra kulikuler seperti Pramuka dan Paskibra. Sedangkan sewaktu SMA, saya aktif di kegiatan OSIS dan ROHIS. Semua kegiatan ekskul ini ternyata menjadi bekal dan nilai positif bagi saya di kemudian hari.

Ekskul dan Leadership


Benar kata guru-guru saya, memiliki pengalaman berinteraksi dan berorganisasi selama di sekolah ternyata merupakan bekal di saat kita nanti berbaur menjadi bagian dari masyarakat atau mencari pekerjaan.

Banyak hal positif yang saya dapatkan dari ikut ekskul ini. Baik dari membentuk kepribadian, kedisiplinan, kemandirian, mengambil keputusan dan terutama belajar dari segi kepemimpinan.

Beberapa poin positif yang saya dapatkan dari kegiatan ekskul diantaranya adalah:


Pramuka mengajarkan saya untuk mandiri, disiplin dan berani. Selain itu pramuka juga mengajarkan bagaimana caranya bekerja sama dalam teamwork. Sewaktu mengikuti pramuka, kami para praja dituntut untuk pintar memasak, menyalakan tungku api sendiri, membersihkan peralatan memasak, menghadiri upacara tepat waktu, menjelajah hutan, melatih keberanian di malam hari, belajar P3K, membaca peta, membaca jejak, dan hal positif lainnya yang ternyata menjadi bekal yang sangat berguna di masa remaja dan dewasa.

Sementara itu Paskibra mengajarkan saya untuk disiplin waktu, tegas, kompak dan rela berkorban, cinta tanah air, mengenal perjuangan para pahlawan, dan hal-hal positif yang mengenalkan saya bahwa mencintai Indonesia itu ternyata begitu indah jika dipupuk sedari kecil.

Semasa SMA saya aktif dan bergabung di OSIS. Selama aktif di sana saya menjabat sebagai Sekretaris Umum. Menjadi sekretaris menjadikan saya mengerti tentang bagaimana surat-menyurat secara resmi. Rapi dalam adminsitrasi, membuat surat permohonan, surat izin tempat, surat wawancara, dan hal-hal administrasi lainnya.

Sebelum menjabat sebagai pengurus OSIS, kami mendapatkan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Serunya kegiatan ini dilakukan di luar kota tepatnya di Sukabumi. Di sana kami dididik bagaimana caranya menjadi pemimpin baik dari segi bersikap dan mengambil keputusan.

LDK ini sangat berkesan bagi saya karena selain diajarkan tentang kepemimpinan kami juga diajarkan tentang keberanian. Malam hari kami disuruh melewati kuburan dan berjalan satu tim berdua-berdua dan berjarak. Ketika tiba di kuburan tampak dari balik pepohonan ada sosok yang mengenakan kain putih. Teman laki-laki yang satu tim dengan saya seketika ketakutan dan hendak berlari. Namun saat itu saya tahan supaya dia tetap tenang. Saya fikir paling sengaja panitia menakut-nakuti peserta. Dan kenyataannya memang benar, ada kakak kelas yang menakut-nakuti dan terlihat ketawa lalu keluar dari persembunyiannya setelah beberapa peserta lari terbirit-birit.

Ekskul terakhir yang saya ikuti adalah ROHIS atau Kerohanian Islam. Mengikuti ekskul satu ini mengajarkan saya dan teman-teman untuk lebih memahami beberapa pengetahuan tentang Islam seperti tauhid dan ilmu fiqih. Dengan mengikuti kegiatan Rohis ini jadi bisa menambah keimanan dan ketaqwaan sehingga hidup terarah dan tidak salah pergaulan.

Setelah lulus sekolah dan kuliah lalu masuk ke dunia kerja, ternyata pengalaman mengikuti berbagai kegiatan semasa sekolah sangat berpengaruh terhadap kemampuan saya memimpin di lingkungan pekerjaan. Sehingga perlahan dari tahun ke tahun dapat memegang tanggung jawab yang lebih besar lagi di perusahaan.

Kata guru-guru saya dahulu, bahwa mengikuti ekskul merupakan persiapan memasuki kehidupan nyata di lingkungan masyarakat. Benar saja ketika saya memasuki dunia kerja hal-hal ini sangat membantu dan membangun kepercayaan diri sebagai pemimpin di salah satu departemen di perusahaan.

2 comments:

cicifera said...

ah aku setuju ini, ikut ekskul di sekolah itu selain bisa menambah teman, bisa juga mengasah kemampuan kita dalam berorganisasi dan leadership/ kepemimpinan. akan terasa sekali efeknya saat dewasa. saat menjalaninya di masa sekolah mungkin biasa saja, hehe

peralatandapurmasak said...

setuju kak, nanti kalo aku udah punya anak akan kuberitau agar aktif di kegiatan organisasi sekolah ya :D