Tips Mengosongkan Gelas saat Menuntut Ilmu

Para penuntut ilmu sejatinya adalah gelas-gelas kosong yang akan diisi dengan berbagai ilmu pengetahuan. Para penuntut ilmu adalah gelas yang tak akan pernah penuh karena selalu haus dan haus akan keluasan ilmu. Gelas yang kelak akan mengisi kekosongan dengan lautan ilmu pengetahuan.

Lalu bagaimana caranya agar kita sebagai pembelajar selalu merasa haus akan ilmu, selalu merasa kurang dan selalu merasa belum cukup ilmu sehingga terus mencari dan melahap ilmu pengetahuan yang baik sehingga tidak merasa uzub, riya atau takabur akan ilmu yang sudah didapat.



Mengosongkan gelas fikiran untuk menerima transferan ilmu dari orang lain seharusnya dilakukan oleh semua orang yang senantiasa ingin memperoleh manfaat dari ilmu. Karena adab-adab dalam berilmu adalah menghormati guru si pemberi ilmu itu sendiri.

Ada beberapa tips yang mungkin bermanfaat yang dapat teman-teman gunakan jika merasa bahwa setiap belajar kenapa tidak nempel-nempel. Kenapa susah sekali ilmu tersebut diingat dan dihafal. Berikut tips mengosongkan gelas fikiran dalam menuntut ilmu.

1. Berdo'a
Setiap melangkahkan kaki ke majelis ilmu, baik ilmu mengenai dunia maupun ilmu akhirat, senantiasa iringi oleh do'a. Memohon kepada Allah SWT agar ilmu tersebut terserap ke dalam kepala kita. Agar ilmu yang nanti kita peroleh dapat bermanfaat baik bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat banyak.

2. Membuat keputusan dalam diri untuk menjadi pembelajar seumur hidup (a lifelong learner)
Jika di dalam hati dan fikiran telah tertanam bahwa kita seorang pembelajar yang haus akan ilmu, maka tidak ada lagi kesombongan pada diri sehingga menghalangi masuknya ilmu. Karena gelas yang sudah berisi tidak akan mampu lagi menampung air yang masuk. Maka selalu merasa kurang dan selalu merasa diri belum tahu apa-apa.

3. Berfikir bahwa orang lain lebih berilmu daripada diri kita
Merasa diri sudah tahu, akan menghalangi seseorang untuk mendapatkan ilmu yang mendalam. Jika seseorang sudah mendapatkan ilmu lalu merasa sudah cukup maka sesungguhnya ia telah menutup ilmu dengan pintu yang sulit ditembus. Membuka kembali keingintahuan dan pendapat orang lain akan ilmu yang sama, akan membuka pintu-pintu ilmu lainnya sehingga pengetahuan kita semakin mendalam.

4. Jadwalkan waktu untuk belajar
Selalu mempunyai waktu untuk terus menuntut ilmu dimanapun berada. Menjadwalkan waktu untuk belajar, akan senantiasa menanamkan bahwa diri ini selalu merasa perlu dan terus mempelajari berbagai hal yang bermanfaat.

5. Menyimak dengan benar
Seorang pembelajar apalabila menerima ilmu ia akan bahagia. Karena fikiran dan pengetahuannya terisi oleh nutrisi. Jika tubuh nutrisinya makanan, ruh oleh siraman rohani, maka akan diisi oleh ilmu. Menyimak dengan baik-baik yang diterangkan oleh guru/mentor/pembimbing adalah satu cara untuk mengosongkan gelas agar segera terisi.

itulah 5 tips dari saya semoga bermanfaat.

Comments