5 Merk Benda yang Membangkitkan Kenangan di Masa Kecil

Pernahkan teman-teman melihat satu benda kemudian mendadak ingat masa kecil dulu? Saya sering. Karena produk-produk atau benda itulah yang menyangkut di memori dan menajdi jembatan penghubung akan masa sekarang dan masa lalu.

Saya sangat bersyukur karena beberapa merk masa kecil dulu masih ada hingga sekarang. Ini yang selalu membuat saya senantiasa bersyukur kepada Allah SWt mengingat masa kecil yang indah dan bahagia. 



Sedikitnya ada 5 produk atau benda yang jika saya melihat saja sudah terbayang masa kecil dulu. Saya cenderung lebih ingat kepada merk yang dari dulu sampai sekarang masih survive bertahan di tengah persaingan global. Berikut ke-5 produk tersebut:

1. Pasta Gigi Pepsodent
Sejak kecil, ayah saya selalu rajin membeli pasta gigi Pepsodent. Namun ketika kemasan pepsodent berganti dari alumunium menjadi sejenis plastik, ayah yang tidak mengetahui bahwa itu kemasan terbaru menganggap bahwa pepsodent telah dipalsukan dan berhenti membeli pepsodent. Beliau bilang yang ini pepsodent palsu soalnya kemasannya beda. Hehe kalau ingat itu saya jadi suka tersenyum sendiri. Setelah beberapa lama pasta gigi yang lain pun ternyata kemasannya sama berubah menjadi kemasan yang seperti sekarang, menggunakan sejenis plastik. Mungkin karena semua sama, ayahpun kembali membeli pepsodent.Karena faktor kebiasaan, jadi kalau tidak sikat gigi pakai pepsodent itu malah terasa aneh saja. Dan ini malah menurun kepada anak saya. Dia tidak menyukai pasta gigi merk lainnya yang biasa untuk anak-anak, dia malah lebih suka menggunakan Pepsodent. Persis kakeknya.

2. Detergent Rinso
Ini detergent legendaris sekali. Semenjak saya balita kayaknya ibu sudah menggunakan Rinso sebagai detergent pembersih pakaian keluarga kami. Jadi karena brandingnya sudah begitu kuat, tatkala merk lain muncul pun tetap saja kalau beli di warung selalu bilang beli Rinso walaupun yang dibeli merk lain.

3. Susu SGM dan Dancow
Saya dan adik saya usianya selisih 3 tahun. Tapi sejak kecil ibu selalu menyiapkan susu yang sama untuk kami berdua. Susu SGM. Saya ingat sekali susu SGM kami wadahnya atau kemasannya dalam kaleng. Paling suka nyuri-nyuri susu yang masih dalam bentuk bubuk. Menyendok diam-diam lalu ditaruh di telapak tangan. Setelah habis kami menjilati telapak tangan sampai bersih karena susunya lengket ke telapak tangan. Setelah susu yang dibuat ibu terhidang kami segera menyeruput sampai habis. Jiak SGM habis, ibu suka membelikan kami susu Dancow juga. Gantian. Hanya dua merk itu saja. Keduanya kami tetap suka dan selalu habis kalau dibuatkan.

4. Kacang Polong (Kacang Goreng) 
Ayah saya seorang pedagang. Setiap pulang berjualan dari pasar, suka membeli makanan untuk kami. yang paling kami suka adalah kacang polong dan sukro. Kacang polong ini pewarnanya sangat banyak bahkan setiap kami makan dan maaf buang air besar, warnanya berubah jadi hijau. Saat itu kami menganggap biasa saja, tidak tahu apakah kacang tersebut mengandung pewarna alami atau buatan yang jelas rasanya enak dan kriuk. Nah sampai sekarang pun saya masih suka jajan kacang polong ini di warung kantin. Tiap membelinya yang ada di fikiran adalah ini oleh-oleh ayah sepulang dari berjualan di pasar.

5. Kue Kuping Gajah
Selain kacang polong dan sukro, Ayah juga suka membelikan kami oleh-oleh kue kuping gajah. Dan kami semua sangat menyukainya. Kami memakannya kadang dengan mematahkan bagian per bagian mengikuti alur spiral kuping gajah. Kadang berhasil kadang tidak. Kue ini tidak terlalu manis dan jika dimakan terasa kriuk. Bentuknya yang tipis dan lebar seperti daun bunga kuping gajah membuat masyarakat menyebutnya dengan sebutan kuping gajah juga.

Apakah teman-teman juga punya daftar benda atau barang yang jika disebutkan mampu membangkitkan  kenangan masa lalu, sama dengan saya?

Comments