Produk kecantikan yang digunakan dan direkomendasikan


Saya adalah tipe perempuan yang tidak suka dandan bersolek ria. Kalaupun harus dandan hanya secukupnya saja. Alakadarnya. Merasa sudah cukup rapi hanya dengan menggunakan foundation atau day cream dan bedak padat saja. Tidak ada blush on, eye shadow, maskara, pinsil alis dan sejenisnya.


Lipstik bahkan digunakan hanya untuk ke kondangan saja. Pernah hampir 3 tahun, lipstik sebatang saja tidak habis-habis. Akhirnya saya buang karena takut sudah kadaluwarsa. Ya begitulah, sebagai perempuan yang suka keluyuran ke gunung dan hutan, untuk urusan dandan saya agak kurang suka. Yang penting pakaian, badan, rambut dan wajah bersih. Itu saja sudah cukup dianggap merawat diri.

Untuk day cream, saya cocoknya menggunakan Pond's white beauty. Saya juga menggunakan sabun wajah Pond's karena keduanya telah lama saya gunakan dan sangat cocok di wajah. Untuk Pond's white ketika diaplikasikan di wajah, bisa nge-blend sementara kalau menggunakan foundation yang agak cair dan berwarna kecoklatan (bisa merk apa saja) tidak mau nge-blend di wajah. Makanya sudah ebih dari 20 tahun saya tidak ganti-ganti merk day cream.

Begitu juga dengan sabun pencuci wajah Pond's. Ini cocok banget dengan kulit saya. Setiap cuci muka dan digosokkan ke wajah, maka kulit-kulit mati langsung terangkat. Namun sayangnya tidak bisa mengangkat komedo yang mulai muncul beberapa titik di ujung hidung.

Produk lainnya yang saya gunakan adalah Aloe Vera Gel 92% dari Nature Republic. Nah awal-awal menggunakan ini, kulit saya terlihat kenyal dan licin. Namun makin ke sini tidak tampak lagi kenyal dan licinnya. Hanya saja, wajah jadi bersih dan cerah. Biasanya menjelang haid, kulit di sekitar mulut mengering seperti akan ganti kulit, namun setelah menggunakan aloe vera ini, sudah tidak terjadi lagi. Begitu juga jika kurang tidur, biasanya di sekitar mata ada kantung mata yang terlihat menonjol, namun kini sudah tidak terlihat lagi walaupun saya begadang beberapa malam.

Untuk bedak padat, saya menggunakan wardah dan juga pixi. keduanya bagus karena nge-blend dengan kulit wajah saya. Tidak tampak cemong seperti sewaktu menggunakan bedak tabur. Dan biasanya kalau sudah habis, saya membeli isi ulangnya dan bisa mengganti isi yang sudah kosong dengan yang baru.



Comments