Kenangan Masa Kecil Tak Terlupakan


Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah SWT yang telah membuat masa kecil saya penuh cerita yang membahagiakan. Menikmati masa kecil di sebuah kampung pada zaman pertengahan tahun 80-90an, adalah satu anugerah. Mengingat masa itu saya dan teman-teman masa kecil merasakan kejayaan berbagai jenis permainan tradisional yang kental akan makna-makna kerja sama dan kebersamaan. Kami bermain dan sekaligus belajar pada lingkungan alam sekitar. 

Ada beberapa hal yang masih dengan mudah saya ingat. Kenangan yang melekat dan tak pernah terlupakan. Salah satu kenangan itu adalah saya suka sekali belajar di atas pohon jambu atau cengkeh di pekarangan rumah nenek. Duduk manis di cabang-cabang pohon besar sambil mengerjakan PR.

Hal lain yang paling saya ingat adalah mandi bersama teman-teman di sungai. Kami menyebutnya "Leuwi", aliran air sungai yang dibendung sehingga menjadi seperti kolam-kolam penampungan air. Biasanya kami mandi di sungai ini tidak lama, karena selalu saja para orang tua berteriak-teriak melarang anak-anak mandi di sungai. Apalagi ketika cuaca mendung hampir semua orang tua khawatir karena sering terjadi banjir bandang dari hulu, dimana mengalirkan air yang sangat deras dengan berbagai macam material seperti kayu-kayu pohon yang terseret arus sungai. 

Karena takut akan omelan para orang tua, kami biasanya bermain di lapangan di tengah kampung saja, tidak di sungai lagi. Banyak permainan tradisional yang biasa kami mainkan bersama-sama. Kami paling suka bermain galah atau orang Betawi bilang gobak sodor, dimana beberapa anak dibagi menjadi dua kelompok. Yang satu kelompok berjaga di garis-garis yang telah ditentukan, sementara satu kelompok lagi harus mampu melewati garis yang dijaga tersebut. Permainan berakhir dan satu kelompok dinyatakan menang jika seluruh pemain mampu melewati garis-garis yang dijaga oleh lawannya. Permainan ini menuntun kejelian berfikir, kerja sama, dan taktik mengelabui lawan main. 

Selain permainan gobak sodor atau galah, kami sering bermain petak umpet, kucing-kucingan, congklak, main bekel, ular tangga, halma, monopoli, main karet, main masak-masakan, dan banyak lagi permainan lainnya yang menuntut kami bersosialisasi dan berinteraksi sesama teman. Terkadang ada cekcok dan berantemnya. Namun hanya sebentar saja karena habis itu kami main lagi bersama-sama.

Begitulah kenangan masa kecil saya yang tak terlupakan hingga sekarang. Kenangan yang sangat indah untuk dikenang.




Comments